Maaf copas dari blog tetangga, soalnya kasusnya sama dengan kasus yang saya alami

sekedar buat pengetahuan untuk yang mengalami kasus yang sama seperti kami:

Damn… Akhirnya kebiasan irit pulsa ane berdampak buruk.
Berawal dari keinginan memelihara dua kartu tragedi naas itu terjadi.

Ane menggunakan 2 kartu bukan tanpa sebab.
Bukan juga karna ane orang kaya yang sanggup beli pulsa untuk 2 hape.
Sebelumnya ane menggunakan indosat im3 karna murah buat sms dan nelpon sesama indosat.
Karna gebetan waktu itu pake im3 dan temen-temen juga pake im3, jadi ane memilih menggunakan im3. Sangking hematnya pulsa 10rb itu bisa untuk 1 bulan.
Yah, meskipun signal yang di dapet jarang sekali full bar, tapi gak ada masalah kalau hanya buat telpon dan sms.


Tapi itu dulu sebelum ane punya smartphone.
Pas ane punya smartphone, ane tentunya harus beli paket data kan.
Pas banget tuh, waktu itu ada im3 play.
Paketnya murah, sesuai banget dengan kebutuhan data ane yang cuma berkerja sebagai sales gadget.
Pas di kantor iya… Signalnya full bar, pas di rumah ngefek banget.

Karna di rumah ane signal indosat minim banget, sumpah ane jadi gregetan dengan provider ini.
Ane suka banget pake fitur thetering dari smartphone. Tapi ini jangankan thetering, di pake di smarphone aja koneksinya sering RTO (Request Time Out).

Akhirnya ane berburu kartu provider baru.
Jatuhlah pilihan ane ke Telkomsel Simpati Loop.
Paketnya memang agak mahal dikit, tapi signalnya full bar terus.
Koneksi tentunya lancar banget.
Karna terbiasa makek, jadinya paket loop ini terasa gak mahal lagi.
Tapi sayangnya ketika ane sudah jadi langganan, telkomsel malah menaikkan harga paket datanya.
Kan asem banget tuh…

Oke.
Sekarang ane punya dua kartu di dua hp yang berbeda.
Karna kartu telkomselnya yang sering banget di pake, jadi yang sering di isi pulsa ya yang telkomsel.
Indosatnya juga ane isi pulsa, ya 25rb lah perbulan.
Sayangnya karna jarang di pake, palingan pulsanya cuma keambil 5rb setiap bulannya.
Kan pulsanya masih banyak tuh, masak ane harus isi pulsa lagi bulan depannya..?
Bisa bonjrot keuangan ane.

Karna itulah ane sampai kelupaan isi pulsa.
Sampe-sampe kelewatan dari masa aktifnya bahkan masa tenggangnya.
Alhasil kartu ane hangus.

Ane kok malah curhat gini ya…
Langsung ke topik aja bro.

Setelah kartu im3 ane hangus, ane mulailah mencari-cari di google, dan gak nemu sesuatu yang diharapkan. Kebanyakan orang yang mengalami hal yang sama banyak mengalami jalan buntu.

Ane mulai mengirim email ke customer support im3.
Dan ane mendapatkan jawaban yang cukup menyenangkan.
Berikut kutipan isi emailnya:

Bapak Eko yang terhormat,

Terima kasih atas kesetiaan dan kepercayaan Anda menggunakan produk serta layanan Indosat di nomor 08566xxxxxxx.

Sehubungan dengan pertanyaan Bapak mengenai pengaktifan kembali nomor Indosat Prabayar yang sudah melewati masa tenggang (reaktifasi), dapat kami informasikan bahwa untuk proses tersebut hanya dapat dilakukan di Galeri Indosat dan ketentuan reaktifasi kartu tergantung pada status kartu dan ketentuan yang berlaku di Galeri Indosat. Berikut syarat dan ketentuan reaktifasi kembali nomor yang sudah melewati masa tenggang adalah sebagai berikut:

1. Membawa kartu identitas diri asli (KTP/KITAS/kartu diplomatik) dan belum dapat diwakilkan
2. Minimal usia kartu telah mencapai 6 bulan
3. Menggunakan nama yang sama dengan data yang terdaftar sebelumnya
4. Membawa SIM card lama
5. Mengisi formulir pengajuan
6. Dikenakan biaya administrasi sebesar Rp10.000
7. Persetujuan reaktifasi akan ditentukan oleh pihak Galeri Indosat

Keterangan lebih lanjut mengenai Galeri Indosat, silakan kunjungi website resmi kami di http://indosat.com/id/business/support/galeri

Demikian informasi yang kami sampaikan, semoga dapat membantu. Apabila Bapak membutuhkan bantuan lebih lanjut, silakan menghubungi kami kembali di customer_service@indosat.com. Untuk informasi mengenai produk dan layanan Indosat juga dapat melalui layanan situswww.indosat.com, Contact Center 24 jam Indosat yaitu 100 dari IM3 dan Mentari, 111 dari Matrix dan Starone atau (021) 54388888 atau melalui twitter @indosatcare.

Atas perhatian Bapak Eko, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

Aldi Prasetya Ajie
Contact Center Officer
PT Indosat Tbk.

Begitu mendapat email itu, besoknya ane langsung ke galeri Indosat Palembang yang ada di Jalan Angkatan 45 dekat PS Mall. Secara kartu ane masih memenuhi semua kriteria di atas.

Oke ane masuk terus langsung ceritain masalahnya.
CS nya kemudian mencatat nomor im3 ane dan setelah itu pergi ke belakang.
Selang beberapa menit, CS nya keluar lagi dan mengatakan bahwa nomor saya bisa diaktifkan kembali. Namun sayangnya setelah dia cek data di wirehouse mereka, stock kartu untuk reaktifasinya lagi kosong. Jadi kartu ane tetap gak bisa di aktifkan kembali.

Ane tanya tuh, kapan ready stocknya, CS nya bilang gak tau.
Kemudia ane liat ada kartu perdana baru di sana.
Emang kartunya gak sama dengan kartu perdana yang baru ini..?
CS nya bilang “beda mas”. Untuk reaktifasi kartu yang hangus menggunakan jenis kartu yang berbeda.

Entah itu benar atau cuma alasan, ane gak tau.
Yang jelas, kartu ane gak bisa selamat lagi…

Tapi buat kalian yang mengalami hal yang sama.
Silakan di coba dulu cara di atas.
Ini bisa berlaku untuk semua provider seluler, gak cuma indosat aja.
Semoga apa yang menimpa ane gak menimpa agan-agan semua.

Persentase keberhasilan cara ini sekitar 75%.
Jadi kalian juga harus sudah siap mental kalau-kalau kartu kalian tidak bisa lagi diaktifkan.
Selamat mencoba, semoga berhasil.😀

sumber : http://www.ekokurniady.com/