Manusia terdiri dari roh dan jasad

Roh

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”.(Al Isra:85)

Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku Ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuban kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap Ini (keesaan Tuhan)”.(Al A’raf:172)

Roh Ditiupkan
Kemudian dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.(As Sajdah:9)

(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah”.

Maka apabila Telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; Maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya”.(Shaad:71 – 72)

Proses penciptaan jasad manusia

Bukankah kami menciptakan kamu dari air yang hina.(Al Mursalat:20)

Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.
Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).
Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik.
(Al Mu’minun:12 – 14)

Manusia diciptakan untuk ibadah kepada Allah

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah kepada-Ku.(Adz Dzariyat:56)

Dengan cara apa manusia menyembah Allah

Sholat,ibadah,hidup, dan mati hanya untuk Allah

Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.(Al An’am:162)

Pada saat yang ditentukan manusia akan mati (berpisahnya roh dan jasad) dan dibangkitkan dari kubur pada hari kiamat

Kemudian, sesudah itu, Sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan mati.
Kemudian, Sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari kiamat.(Al Mu’minun:15 – 16)

Roh kembali ke Allah

Kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah, Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah bahwa segala hukum (pada hari itu) kepunyaanNya. dan dialah pembuat perhitungan yang paling cepat.
(Al An’am:62)

Jasad kembali ke tanah

Di akhirat Allah akan bertanya apa yang telah dikerjakan di dunia

Ditanya apa yang telah dikerjakan

Dan kalau Allah menghendaki, niscaya dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. dan Sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang Telah kamu kerjakan.(An Nahl:93)

Diakhirat jasad ini akan menjadi saksi, apakah roh ini ingat Allah pada waktu di dunia

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.(Al Isra:36)

Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.(An Nur:24)

Pada hari Ini kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.(Yasiin:65)

Sehingga apabila mereka sampai ke neraka, pendengaran, penglihatan dan kulit mereka menjadi saksi terhadap mereka tentang apa yang Telah mereka kerjakan.
Dan mereka Berkata kepada kulit mereka: “Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami?” kulit mereka menjawab: “Allah yang menjadikan segala sesuatu pandai Berkata Telah menjadikan kami pandai (pula) berkata, dan Dia-lah yang menciptakan kamu pada kali pertama dan Hanya kepada-Nya lah kamu dikembalikan”.
Kamu sekali-sekali tidak dapat bersembunyi dari kesaksian pendengaran, penglihatan dan kulitmu kepadamu bahkan kamu mengira bahwa Allah tidak mengetahui kebanyakan dari apa yang kamu kerjakan.(Fushshilat:20 – 22)

Cita-cita kita semua :

Hai jiwa(roh) yang tenang.
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai- Nya.
Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku,
Masuklah ke dalam syurga-Ku.
(Al Fajr:27 – 30)

Sumber Artikel : Al-Qur’an dan Hadits