Puisi embun syurga

Leave a comment

Oh. Tuhan
temanya tentang bencana alam yang
sering terjadi di tanah air kita ini.

Oh. Tuhan
Pagi hari, kupandang langit cerah
Hamparan langit hijau sang mega
Paparan hangat sanga mentari
Memberi kehangatanku pagi ini
Ku ayunkan langkah ke jendela hidup
Tersiar berita lagi dan lagi
Bencana dan bencana itu lagi
Oh.. Tuhan sampai kapan semua ini
terhenti
More

DIAMLAH SAAT KHUTBAH JUM’AT

Leave a comment

Diamlah Ketika Khutbah Jum’at!

Bahasan berikut adalah bahasan yang bermanfaat bagi setiap orang yang akan menjalani ibadah Jum’at. Ada adab yang mesti diperhatikan kala itu, yaitu hendaklah jama’ah benar-benar memperhatikan khutbah dan diam agar ibadah Jum’atnya mendapatkan manfaat dan tidak jadi sia-sia.

Dalam hadits riwayat Muslim, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَاسْتَمَعَ وَأَنْصَتَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ وَمَنْ مَسَّ الْحَصَى فَقَدْ لَغَا

“Barangsiapa yang berwudhu, lalu memperbagus wudhunya kemudian ia mendatangi (shalat) Jum’at, kemudian (di saat khutbah) ia betul-betul mendengarkan dan diam, maka dosanya antara Jum’at saat ini dan Jum’at sebelumnya ditambah tiga hari akan diampuni. Dan barangsiapa yang bermain-main dengan tongkat, maka ia benar-benar melakukan hal yang batil (lagi tercela) ” (HR. Muslim no. 857)
More

Kangen Ibu…

Leave a comment

Denger ceramah tentang ibu oleh ustadz maulana di YKS… Sampe tak sadar air mata menetes di pipi… Sungguh besar jasamu oh ibu… Ridho orang tua adalah ridho Allah juga…
Ibu yang ada di lampung ssmoga diampuni dosanya dan diberi kesehatan.. Serta dilindungi seperti ibu dan ayah melindungiku dari saya lahir sampai sekarang…
Love u my parent love u ibuku… Q sayang ibuku…

image

Kami Muak dan Bosan oleh Taufik Ismail

Leave a comment

Kami Muak dan Bosan oleh Taufik Ismail

Dengarlah kami akan menyanyi lagu yang tidak nyaman di hati
Lagu tentang sebuah negeri, negeri yang sedih dan ngeri
Dahulu pada abad abad yang silam, negeri ini penduduknya begitu
rukun
More

situasi

2 Comments

tersudut di dudut
tersempit di tempat sempit
terpojok di pojok
terpinggirkan di pinggir
terluar diluar…

sedih tidak menangis
senang tidak tertawa
kecewa tidak putus asa
bahagia tidak gembira

menangis bukan sedih
tertawa bukan senang
putus asa bukan kecewa
gembira bukan bahagia….

Puisi : Hujan

10 Comments

Hujan….
Datang dikala mendung kelabu..
Tak ada yang dapat mencegahmu..
Datangmu membawa haru biru..

Hujan…
Kau datang membawa beribu pasukan..
Kau tak datang sendirian…
Itulah hujan..

Hujan…
Setelah kepergianmu…
Tanaman menghijau..
Tanah jadi hitam…
Suasana tak lagi mencekam…

image

Bahasa Indonesia/Karangan

4 Comments

JENIS KARANGAN DAN LANGKAH-LANGKAH MENGARANG
JENIS KARANGAN:
Deskripsi
Narasi
Eksposisi
Argumentasi
Persuasi
More

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 143 other followers